Penyaluran Elpiji 3 Kg di Gayo Lues Dilakukan Sesuai Kuota dan Prosedur, Polisi Pastikan Tidak Ada Penyimpangan

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:07 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah potensi penyelewengan dalam penyaluran gas elpiji 3 kg bersubsidi, personel Polsek Blangkejeren bersama Pos Pengamanan Polisi (Pospol) Blangpegayon melakukan kegiatan monitoring, pengamanan, dan penertiban distribusi gas di wilayah Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu (24/12/2025).

Kegiatan berlangsung sejak pagi hari mulai pukul 09.30 WIB dan terfokus di kawasan terminal lama atau areal Kantor Dinas Perhubungan di Desa Cinta Maju, Blangpegayon. Distribusi gas elpiji 3 kg tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Blangpegayon sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan rumah tangga pascaterjadinya bencana banjir di wilayah tersebut.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, S.H mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kepolisian dalam mendukung ketertiban pelaksanaan distribusi barang subsidi yang sangat diperlukan masyarakat. Ia menegaskan bahwa distribusi gas elpiji harus tepat sasaran dan dijaga dari potensi penyimpangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Kapolsek Blangkejeren didampingi oleh Danpospol Blangpegayon Aiptu Joko Anshari, S.H, Kanit Propam Polsek Blangkejeren, serta sejumlah personel Polsek dan Pospol setempat. Mereka hadir langsung mengatur antrian dan memastikan proses distribusi dilakukan secara tertib dan aman.

Gas elpiji 3 kg yang dibagikan bersumber dari agen resmi PT Gas Wahyu Mulyo yang beralamat di Jalan Kuta Cene – Blangkejeren KM. 2, Desa Gele, Blangkejeren. Pengiriman kali ini membawa sebanyak 1.200 tabung dan diprioritaskan hanya bagi warga Kecamatan Blangpegayon sesuai kuota wilayah yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme yang telah disesuaikan, yakni dengan menunjukkan Kartu Keluarga sebagai bukti domisili. Warga dari luar kecamatan tersebut tidak dilayani dalam pendistribusian ini.

Masyarakat terlihat telah mulai mengantri sejak pukul 07.00 WIB pagi. Antusiasme yang tinggi tampak dari banyaknya warga yang hadir, beberapa bahkan datang bersama anggota keluarga mereka dengan harapan bisa mendapatkan lebih dari satu tabung. Namun petugas menerapkan ketentuan satu tabung per Kartu Keluarga secara ketat guna mencegah praktik seperti itu.

Kapolsek menegaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan maupun penyaluran di luar ketentuan. Kegiatan selesai pada pukul 14.00 WIB dalam situasi yang tetap aman, tertib, dan lancar.

Dirinya menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, sempat ditemukan modus pembelian gas oleh satu keluarga secara bersamaan—kepala keluarga, istri, dan anak turut mengantre guna mendapat jatah lebih dari satu tabung. Namun, seluruh petugas sudah dilengkapi arahan untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan dalam distribusi.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan dokumen identitas untuk memastikan distribusi hanya menyasar warga yang berhak. Dalam catatan pengawasan, seluruh tabung telah terdistribusi ke masyarakat secara adil dan sesuai prosedur.

Kapolsek Blangkejeren menyampaikan harapan agar kegiatan distribusi ini dapat terus dilakukan secara rutin, terutama dalam masa pemulihan pascabanjir yang meningkatkan permintaan akan kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar rumah tangga. Dirinya juga menggarisbawahi perlunya penambahan kuota sementara untuk wilayah terdampak guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan serupa ke depannya.

Pihaknya akan terus bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tetap berjalan sesuai aturan dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Kritik Menguat terhadap PT Hopson Aceh Industri, Dugaan Operasi Ilegal Dinilai Merugikan Lingkungan dan Negara
Aroma Pembangkangan terhadap Regulasi Menguat, PT Rosin Chemicals Indonesia Dinilai Tidak Mengindahkan Keputusan Pemerintah Aceh
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Desakan Penindakan terhadap PT Hopson dan PT Rosin Kian Keras, PLT KPPH VIII Gayo Lues Dinilai Tak Responsif
Dugaan Aktivitas Malam PT Hopson di Tengah Polemik Izin Dinilai Jadi Simbol Rapuhnya Penegakan Hukum di Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB

Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:18 WIB

PW GP Al Washliyah DKI: Jika Anggota DPR Saja Diteror, Bagaimana Nasib Korban Judol dan Pinjol?

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:22 WIB

PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:09 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:01 WIB

Dedi Siregar Soroti Framing Negatif terhadap Yasonna Laoly: Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:11 WIB

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Minggu, 12 April 2026 - 17:40 WIB

Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:24 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Berita Terbaru