Pembayaran Proyek dan ATK Tak Kunjung Cair, APH Diminta Turun Tangan Lidik BPKD Gayo Lues

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 03:14 WIB

50417 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Dugaan gagal bayar kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Sejumlah kegiatan tahun anggaran 2025 hingga memasuki Januari 2026 dilaporkan belum juga direalisasikan pembayarannya oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) setempat.

Informasi yang dihimpun dari internal Dinas Pertanian menyebutkan, belanja Alat Tulis Kantor (ATK) dan perjalanan dinas tahun 2025 hingga kini belum dibayarkan. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait pengelolaan keuangan daerah, mengingat tahun anggaran telah lama berakhir.

Tak hanya itu, persoalan serupa juga melanda sejumlah proyek fisik. Di Dinas Perumahan dan Permukiman, beberapa kegiatan pembangunan disebut belum tuntas dari sisi pembayaran. Hal yang sama terjadi pada proyek fisik pembukaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues.

Seorang rekanan yang enggan disebutkan namanya mengaku terpaksa menanggung utang material dan upah pekerja akibat belum cairnya pembayaran proyek.
“Kami sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak, tapi sampai sekarang belum dibayar. Ini sangat memberatkan,” ujarnya.

Lebih memprihatinkan lagi, dana Migas yang peruntukannya sudah jelas dan bersifat spesifik juga dilaporkan belum dibayarkan. Padahal, dana tersebut seharusnya menjadi hak daerah dan dimanfaatkan untuk menunjang program prioritas serta pelayanan publik.

Begitu juga dana BTT yang sudah dibahas diperubahan APBK Perubahan 2025 tak luput gagal bayar.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya masalah serius dalam manajemen kas daerah. Jika benar terjadi gagal bayar, maka dampaknya bukan hanya merugikan rekanan, tetapi juga berpotensi menghambat roda pemerintahan dan merusak kepercayaan publik.

Kepala Badan Keuangan Daerah Gayo Lues, Syukri, yang menjadi titik sentral tanggung jawab fiskal daerah, hingga Selasa 6 Januari 2026 tak kunjung bisa dimintai keterangan. Wartawan yang mencoba menemuinya di kantor tidak disambut apapun selain pernyataan hampa dari staf: “Bapak tidak ada!

Gagal bayar 20 milyar bukan uang yang sedikit tapi pertanyaannya kemana uang yang sebelumnya sudah ada tersedia di kas daerah yang peruntukannya sudah jelas sesuai dengan Dipa SIPD nya?Bersambung!!! (TIM)

Berita Terkait

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Kritik Menguat terhadap PT Hopson Aceh Industri, Dugaan Operasi Ilegal Dinilai Merugikan Lingkungan dan Negara
Aroma Pembangkangan terhadap Regulasi Menguat, PT Rosin Chemicals Indonesia Dinilai Tidak Mengindahkan Keputusan Pemerintah Aceh
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Desakan Penindakan terhadap PT Hopson dan PT Rosin Kian Keras, PLT KPPH VIII Gayo Lues Dinilai Tak Responsif
Dugaan Aktivitas Malam PT Hopson di Tengah Polemik Izin Dinilai Jadi Simbol Rapuhnya Penegakan Hukum di Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB

Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:18 WIB

PW GP Al Washliyah DKI: Jika Anggota DPR Saja Diteror, Bagaimana Nasib Korban Judol dan Pinjol?

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:22 WIB

PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:09 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:01 WIB

Dedi Siregar Soroti Framing Negatif terhadap Yasonna Laoly: Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:11 WIB

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Minggu, 12 April 2026 - 17:40 WIB

Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:24 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Berita Terbaru