Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:59 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GP Al Washliyah) DKI Jakarta memberikan apresiasi atas langkah tegas Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengungkap dan menangkap seorang terduga pengendali jaringan narkotika berinisial MR di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Ketua PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar, menilai keberhasilan BNN tersebut merupakan bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak memberikan ruang bagi jaringan peredaran gelap narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN RI, khususnya Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto beserta seluruh jajaran yang telah menunjukkan ketegasan dalam memberantas jaringan narkotika. Pengungkapan kasus di Kampung Bahari ini menjadi pesan kuat bahwa tidak ada tempat yang aman bagi para pelaku kejahatan narkotika,” ujar Dedi Siregar.

Menurut Dedi, penindakan yang di lakukan BNN RI terhadap jaringan narkotika bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi merupakan bagian penting dari upaya negara menyelamatkan masa depan generasi bangsa.

Dedi menyebut pengungkapan kasus di Kampung Bahari menjadi semakin penting karena kawasan tersebut sebelumnya juga pernah menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius dalam pemberantasan narkotika. BNN sendiri dalam operasi sebelumnya telah menempatkan Kampung Bahari sebagai salah satu kawasan yang membutuhkan pendekatan pemberantasan sekaligus pemulihan masyarakat.

Dalam pengungkapan terbaru tersebut, MR disebut sebagai salah satu bos narkoba yang berkaitan dengan kasus kepemilikan sekitar 98 kilogram sabu. Dalam penindakan, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti lain dan selanjutnya mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan hasil kejahatan narkotika.

Dedi menilai langkah BNN untuk tidak berhenti pada penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti narkotika merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, pemberantasan jaringan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan aktivitas kejahatan narkotika.

“Kami mendukung langkah BNN untuk mendalami dugaan TPPU. Usut aliran uang dan aset yang diduga berasal dari kejahatan narkotika juga harus ditelusuri secara tuntas sesuai ketentuan hukum. Dengan begitu, jaringan narkotika tidak hanya dipukul dari sisi peredaran barang, tetapi juga dari sisi keuntungan ekonominya,” katanya.

Kado Nyata Menjelang HUT Kemerdekaan RI

Dedi Siregar menyebut keberhasilan BNN tersebut menjadi salah satu bentuk kado nyata bagi masyarakat Indonesia menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, keberhasilan BNN membongkar jaringan narkotika menjadi kado nyata bagi masyarakat

Karena itu, Dedi meminta agar keberhasilan penangkapan MR tidak menjadi akhir dari penanganan perkara, tetapi menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Kami berharap BNN terus mengembangkan kasus ini. Siapa saja yang terlibat harus diproses berdasarkan hukum dan fakta penyidikan. Jangan berhenti pada satu orang apabila memang masih ada jaringan lain di belakangnya,” tegas Dedi.

Apresiasi untuk Sinergi Aparat Penegak Hukum

BNN dalam berbagai program pemberantasannya juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba.

Dedi menilai masyarakat juga memiliki peran penting dalam membantu aparat. Masyarakat diminta tidak bersikap apatis apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungannya.

Generasi Muda Harus Jadi Benteng Utama

Sebagai organisasi kepemudaan, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, lanjut Dedi, memiliki komitmen untuk terus mendorong keterlibatan pemuda dalam gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Dedi mengatakan pemuda harus menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang sehat, produktif dan bebas dari narkoba.

“Pemuda jangan sampai menjadi sasaran pasar jaringan narkoba. Pemuda harus menjadi benteng. Karena itu, kami mengajak seluruh organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga dan dunia pendidikan untuk bersama-sama memperkuat edukasi bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan terhadap jajaran BNN yang terus menunjukkan komitmen dalam pemberantasan narkotika. BNN sebelumnya juga mencatat berbagai pengungkapan jaringan narkotika serta pemusnahan barang bukti dalam jumlah besar sepanjang 2026.

“Kami tidak ingin generasi muda Indonesia kehilangan masa depannya karena narkoba. Karena itu, setiap langkah aparat yang bertujuan memutus jaringan narkotika harus mendapatkan dukungan masyarakat. Kami memberikan apresiasi kepada Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dan seluruh jajaran. Terus bekerja, terus ungkap jaringan narkoba, dan jangan beri ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika,” pungkas Dedi Siregar.

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, kata Dedi, akan terus mendukung langkah-langkah positif pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kemerdekaan harus diisi dengan membangun generasi yang sehat, kuat dan produktif. Indonesia maju membutuhkan generasi muda yang bersih dari narkoba,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Ribuan Jiwa Terselamatkan, Pengamat Puji Gebrakan Polres Cimahi Bongkar Produksi Tembakau Sintetis
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Megawati Akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia (PP-GNTI)
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Jangan Coba Ganggu Bahlil, Ormas dan Laskar Golkar Siap Berdiri di Garda Terdepan
GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB

Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:18 WIB

PW GP Al Washliyah DKI: Jika Anggota DPR Saja Diteror, Bagaimana Nasib Korban Judol dan Pinjol?

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:22 WIB

PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:09 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:01 WIB

Dedi Siregar Soroti Framing Negatif terhadap Yasonna Laoly: Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:11 WIB

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Minggu, 12 April 2026 - 17:40 WIB

Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:24 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Berita Terbaru