Pembuatan Parit di Desa Peuniti Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pekerjaan

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 03:55 WIB

50199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Pekerjaan pembuatan parit atau saluran drainase di Desa Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, yang sedang berlangsung pada 26 Desember 2025, menuai sorotan dari warga setempat. Masyarakat menilai pembangunan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga dikhawatirkan tidak akan berfungsi optimal saat hujan deras.

Berdasarkan informasi pengadaan, proyek peningkatan saluran drainase di Gampong Peuniti ini dibiayai dari APBD Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2025 dengan pagu anggaran sekitar Rp2,23 miliar dan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh.

Warga yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa beberapa bagian parit terlihat kurang dalam, ukuran tidak seragam, serta mutu material yang digunakan diragukan. Kondisi tersebut dikhawatirkan tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi, terutama pada musim penghujan akhir tahun seperti saat ini.

“Kalau dilihat sekilas saja sudah tampak tidak rapi. Kami khawatir parit ini tidak bertahan lama dan tetap menyebabkan genangan,” ujar salah seorang warga Peuniti.

Menurut warga, pengawasan proyek selama proses pengerjaan dinilai kurang ketat. Hal itu terlihat dari sejumlah tahapan pekerjaan yang diduga tidak mengikuti rencana teknis sebagaimana mestinya. Padahal, pembangunan parit ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan genangan air yang kerap terjadi di kawasan permukiman tersebut.

Tokoh masyarakat setempat juga meminta Pemerintah Kota Banda Aceh serta dinas terkait agar segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan drainase tersebut. Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi, mereka mendesak agar kontraktor pelaksana diperintahkan melakukan perbaikan hingga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Mengingat anggaran yang digunakan cukup besar dan bersumber dari uang rakyat, kami berharap kualitas pekerjaan benar-benar diawasi secara serius,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi pemerintah yang berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan keluhan warga tersebut. (*)

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2
Aksi Brutal di Kantor Polisi, Ketua Fanst Respon Aceh Desak Polri Bersih-bersih dan tangkap Pelaku
Pembangunan Gedung Damkar Putri Betung Disorot, Pekerjaan Diduga Tetap Berjalan Meski Kontrak Berakhir
Kapolda Diminta Kirim Tim Khusus Selidiki Penanganan Kasus Narkoba di Aceh Tenggara
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB

Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:18 WIB

PW GP Al Washliyah DKI: Jika Anggota DPR Saja Diteror, Bagaimana Nasib Korban Judol dan Pinjol?

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:22 WIB

PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:09 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:01 WIB

Dedi Siregar Soroti Framing Negatif terhadap Yasonna Laoly: Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:11 WIB

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Minggu, 12 April 2026 - 17:40 WIB

Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:24 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Berita Terbaru