Penyaluran Dana Bantuan Kelompok Tani di Gayo Lues Diduga Diwarnai Praktik Pungutan Liar

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:03 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Praktik dugaan pemotongan (penyunatan) dana bantuan pemerintah kembali menimpa sektor pertanian di Kabupaten Gayo Lues.

Kali ini, sebuah kelompok tani di Desa Bukit, Kecamatan Blangkejeren, dilaporkan menjadi korban pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum Pejabat dari Dinas Pertanian setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber tepercaya, kasus ini bermula saat anggaran bantuan sebesar Rp 39 juta berhasil dicairkan dan masuk ke rekening resmi kelompok tani tersebut.

Namun, tidak lama setelah dana itu masuk, muncul desakan dari pihak luar.”Setelah uang tersebut masuk ke rekening kelompok, ada orang dari Dinas Pertanian yang meminta bagian sebesar Rp 10 juta rupiah,” ungkap sumber tepercaya yang identitasnya minta dirahasiakan, Jumat (20/7/2026).

Nilai potongan yang mencapai hampir 40 persen dari total bantuan ini dinilai sangat memberatkan dan mencederai hak para petani yang membutuhkan modal untuk produktivitas lahan mereka. Menurut aturan, dana bantuan pertanian yang ditransfer langsung ke rekening kelompok tani wajib dipergunakan sepenuhnya sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tanpa boleh dikurangi sepeser pun.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues terkait tudingan penarikan “uang komitmen” tersebut.

Masyarakat dan pengamat kebijakan daerah mendesak aparat penegak hukum, baik Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues, untuk segera turun tangan mengusut tuntas informasi ini agar tidak menjadi preseden buruk bagi penyaluran bantuan pemulihan ekonomi sektor pertanian di Negeri Seribu Bukit. (*)

Berita Terkait

Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng
Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Ketua Mahkamah Agung Perkuat Kemitraan Pengadilan dengan Pers, Soroti Dugaan Insiden di PN Watansoppeng
VIRAL! Dugaan Mobilisasi Kepala Sekolah untuk Wisata Purna Bakti Kepala Dinas Dikbud Ogan Ilir Tuai Sorotan Publik
Kabid Propam Polda Sumut Diminta Awasi Penanganan Laporan Dugaan Penipuan dan Fitnah Yang Sudah 7 Bulan Mangkrak
Lapor Pak Kapolda Sumut : Laporan Maling Cepat Diproses 3 Bulan Korban Jadi Tersangka, Penjara dan DPO, Laporan Korban Pencurian 7 Bulan Dipetieskan ?
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Berita Terbaru