Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:19 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi,nusaupdate.net

Di balik senyap nya usia senja, masih ada lansia yang harus bertahan hidup dalam keterbatasan dan kesendirian. Kepedulian terhadap kondisi tersebut terus ditunjukkan oleh Pendamping Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Pemerintah setempat, yang berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan warga tidak mampu, khususnya para lansia terlantar dan penyandang disabilitas.

Pendamping Sosial Bantuan Sosial Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Miftah, menegaskan bahwa lansia yang hidup sendiri dalam kondisi serba kekurangan tidak boleh luput dari perhatian negara. Menurutnya, usia senja seharusnya diisi dengan rasa aman dan layak, bukan dengan kekhawatiran akan makan esok hari atau tempat berteduh yang rapuh.

“Kami tidak ingin para lansia dibiarkan berjuang sendiri di usia senja. Mereka sudah menghabiskan hidupnya untuk bekerja dan berkontribusi, sudah seharusnya negara hadir dan memastikan kesejahteraan mereka,” ujar Miftah dengan suara penuh empati.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan Kakek Mada, seorang lansia yang hidup dalam keterbatasan dan menempati rumah tidak layak huni, untuk mendapatkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kategori lansia.

“Kakek Mada sudah kami ajukan sebagai penerima PKH. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup beliau, sekaligus menjadi bukti bahwa negara tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyat kecil,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pendamping Sosial bersama Pemerintah setempat menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan pengawalan secara berkelanjutan, agar setiap warga kurang mampu—terutama lansia dan penyandang disabilitas—benar-benar mendapatkan haknya atas perlindungan dan kesejahteraan sosial.

Perjuangan ini bukan sekadar tentang bantuan, tetapi tentang menghadirkan kembali harapan dan rasa kemanusiaan bagi mereka yang kerap terpinggirkan.

(AM)

Berita Terkait

Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Pemkot Bekasi Dukung Peran Alumni BEM Nusantara dalam Pendidikan Demokrasi dan Advokasi Hak Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB

Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:18 WIB

PW GP Al Washliyah DKI: Jika Anggota DPR Saja Diteror, Bagaimana Nasib Korban Judol dan Pinjol?

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:22 WIB

PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:09 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:01 WIB

Dedi Siregar Soroti Framing Negatif terhadap Yasonna Laoly: Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:11 WIB

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Minggu, 12 April 2026 - 17:40 WIB

Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:24 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Berita Terbaru