Skandal Ijazah Jokowi Menggema ke Dunia: Wilson Lalengke Ledakkan Isu di UNESCO dan ASEAN

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 22:14 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sengketa dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo kini tidak lagi sekadar persoalan domestik. Aktivis HAM dan jurnalis senior Wilson Lalengke meledakkan isu ini ke panggung internasional lewat surat terbuka resminya kepada UNESCO, ASEAN, dan Parlemen Indonesia.

Ini bukan langkah biasa, ini alarm keras untuk demokrasi Indonesia.

“Saya melihat konspirasi hukum yang dipertontonkan secara telanjang. Rakyat dipaksa percaya pada keadilan yang disulap-sulap,” tegas Lalengke, alumni Lemhannas dan petisioner di Sidang PBB 2025.

Ia menuding proses hukum di kepolisian sarat kejanggalan dan aroma kompromi, sehingga penyelesaian kasus ini tidak bisa dibiarkan “digoreng di dapur gelap birokrasi”.

Mendesak Internasional Turun Tangan: Panel Independen, Pengamat HAM, dan Pemeriksaan Global

Lalengke mengusulkan pembentukan:
Panel Verifikasi Internasional untuk menguji autentikasi ijazah Jokowi.
Pengawasan langsung ICJ & Komisi HAM ASEAN untuk mencegah permainan hukum.
Pemanfaatan MLAT untuk memeriksa seluruh dokumen yang diterbitkan di luar negeri.
Laporan peer-reviewed terbuka agar rakyat melihat bukti, bukan propaganda.

Menurutnya, negara harus berani membuka semua dokumen pendidikan Jokowi tanpa sensor, tanpa intervensi, tanpa joki hukum.

“Jika negara ini tidak mampu menyentuh kebenaran, biarkan dunia yang menuntun kita ke sana.”

Taruhan Besar: Harga Diri Demokrasi Indonesia
Langkah Lalengke memicu geger di kalangan akademisi, aktivis demokrasi, hingga analis internasional. Pertanyaan publik kini membesar:

Mampukah negara menunjukkan keberanian untuk membuka kebenaran — atau memilih jalan gelap kompromi yang menggerogoti legitimasi demokrasi?

Indonesia sedang diuji.
Dan dunia sedang menatap.

Tim PPWI NKRI

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah DKI: Jika Anggota DPR Saja Diteror, Bagaimana Nasib Korban Judol dan Pinjol?
PW GPA DKI: Jangan Bangun Opini Sesat, Laporan Kekayaan Zita Anjani Bukan Hasil Korupsi
Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan
Dedi Siregar Soroti Framing Negatif terhadap Yasonna Laoly: Jangan Giring Opini Tanpa Bukti
Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis
Bakti Kemanusiaan, PDBN, PGSI Bersama RSINU dan Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis
Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut
Dugaan Insiden Kekerasan di Area Penegakan Hukum, Evaluasi Internal Polda Metro Jaya Mengemuka

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:55 WIB

VIRAL! Dugaan Mobilisasi Kepala Sekolah untuk Wisata Purna Bakti Kepala Dinas Dikbud Ogan Ilir Tuai Sorotan Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:52 WIB

Kabid Propam Polda Sumut Diminta Awasi Penanganan Laporan Dugaan Penipuan dan Fitnah Yang Sudah 7 Bulan Mangkrak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:49 WIB

Lapor Pak Kapolda Sumut : Laporan Maling Cepat Diproses 3 Bulan Korban Jadi Tersangka, Penjara dan DPO, Laporan Korban Pencurian 7 Bulan Dipetieskan ?

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:10 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:03 WIB

Penyaluran Dana Bantuan Kelompok Tani di Gayo Lues Diduga Diwarnai Praktik Pungutan Liar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:41 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:24 WIB

Miris! Ternyata Kapolrestabes Medan Sering Bohongi Keluarga Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Usai Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:56 WIB

Komitmen Zero HALINAR. Lapas Narkotika Langkat Lakukan Pemeliharaan Berkala Perangkat Jammer

Berita Terbaru