TPS Sarimadu Bebas Sampah, DLH Terapkan Sistem Rute Tertib Pengangkutan: Ajak Masyarakat Pilah Sampah

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:17 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korwil Bojonegara, Joko Endang Slamet menyampaikan, jajarannya mengerahkan armada penuh untuk menyelesaikan penanganan di lokasi tersebut

Nusa.update

Bandung – UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Bandung menuntaskan pengangkutan tumpukan sampah di TPS Sarimadu di Kelurahan Sari Jadi, Jumat (21/11/2025). Pantauan Humas Kota Bandung, sejak pukul 09.00 WIB, sejumlah truk besar sudah terparkir di area TPS. Tidak lama kemudian, tumpukan sampah seberat 125 ton tersebut dibersihkan.

Korwil Bojonegara, Joko Endang Slamet menyampaikan, jajarannya mengerahkan armada penuh untuk menyelesaikan penanganan di lokasi tersebut. “Hari ini kita menyelesaikan lagi tumpukan yang ada di TPS Sarimadu. Di TPS Sarimadu ini kurang lebih sekitar 10 tronton kita siapkan armadanya,” ujarnya.

Joko menjelaskan, pengangkutan di TPS Sarimadu ditargetkan rampung total hari ini, sebelum kemudian petugas melanjutkan penanganan ke titik lain. “Tinggal satu dua titik lagi ya. Satu titik di Sarimadu hari ini, kemudian nanti ke Pasar Gegerkalong akan kita selesaikan di hari Minggu,” katanya.

Menurutnya, sampah yang ditangani mencapai 125 ton atau sekitar 250 meter kubik. “Iya, hari ini kita bersih. Sengaja kita dari pagi nanti di Jumat kita istirahat Jumatan dulu dan kemudian nanti kita bereskan kembali,” ucapnya.

Selain pengangkutan, DLH juga menerapkan sistem rute untuk menjaga ketertiban pembuangan sampah di TPS. Sistem ini memastikan masyarakat hanya boleh membuang sampah ketika armada truk sudah tiba di lokasi.

“Begitu mobil datang baru roda-roda atau masyarakat yang mau buang diperbolehkan. Tapi ketika jadwal mobil belum datang ya kita sementara setop dulu. Ini untuk menghindari tumpukan,” jelasnya.

Joko mengimbau masyarakat untuk ikut membantu pengurangan volume sampah dengan memilah dari rumah. “Bandung Raya ini kan tidak mempunyai TPA. TPA yang ada sekarang itu (TPA Sarimukti) sebagai alternatif saja sebetulnya. Sekarang itu TPA-nya sudah overload ya. Jadi ini memang harus dibantu oleh seluruh masyarakat Bandung,” katanya.

Menurutnya, jenis sampah organik dapat diolah menjadi berbagai pupuk. Sedangkan anorganik bisa masuk bank sampah, sehingga yang dibuang ke TPA hanya residu.

“Sampah yang dibuang itu harusnya hanya residu saja. Kalau begitu berarti volume sampah yang dibuang ke TPA semakin sedikit dan tujuannya adalah untuk memperpanjang umur TPA,” tutur Joko.

“Jadi mari kita bersama-sama tentunya kepada masyarakat untuk mulai memilah sampah organik kemudian sampah anorganik dan yang dibuang adalah hanya sampah residu,” ajaknya.

(Hen) **

Berita Terkait

Rumah Rakyat Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andri Yunus, Serukan Aksi “Indonesia Mencekam” di Depan Gedung Merdeka Kota Bandung
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi
Kembangkan Ekonomi Karbon Digital, Wali Kota Teken Komitmen Awal dengan Indonesia Carbon Trade Association

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 03:41 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Rabu, 1 April 2026 - 23:36 WIB

Konsisten Jaga Lapas Bersih dari HP dan Narkoba, Lapas Binjai Gelar Penggeledahan Mendadak Malam Hari

Rabu, 18 Maret 2026 - 00:13 WIB

Sinergi Tanpa Batas, Lapas Binjai dan Polres Binjai Perkuat Kolaborasi

Berita Terbaru