UGL Wisuda 388 Mahasiswa, Separuh Lebih Berasal dari Desa

JAKARTA ONE 24

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 17:58 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Universitas Gunung Leuser (UGL) di Kabupaten Aceh Tenggara menggelar wisuda ke-XI pada Sabtu (8/11/2025). Sebanyak 388 mahasiswa dan mahasiswi resmi diwisuda dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di lapangan kampus UGL.

Rektor UGL, Dr Indra Utama, mengatakan bahwa seluruh persiapan wisuda telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Ia memastikan bahwa semua mahasiswa telah diberi pemberitahuan resmi dan undangan untuk mengikuti prosesi pelepasan sarjana tersebut. Dari total jumlah wisudawan, sekitar 200 di antaranya diketahui berasal dari desa.

“Kami sudah informasikan sejak lama kepada calon wisudawan agar mempersiapkan keperluan wisuda. Undangan juga sudah dikirim ke semua peserta,” ujar Indra saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/11/2025).

Wisudawan UGL kali ini berasal dari enam program studi jenjang S1, yaitu Manajemen (98 orang), Agroteknologi (96 orang), Pendidikan Biologi (69 orang), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (50 orang), Akuntansi (38 orang), dan Teknik Sipil (37 orang).

Wisuda bukan hanya menjadi ajang pelepasan sarjana, namun juga momentum menunjukkan tanggung jawab akademik mahasiswa. Rektor menegaskan bahwa karya ilmiah atau skripsi yang disusun harus merupakan hasil pemikiran mahasiswa sendiri, tanpa menggunakan bantuan pihak lain.

“Skripsi harus dibuat sendiri. Kalau bisa tanpa bantuan luar. Itu menunjukkan kualitas mahasiswa,” ujarnya.

Pihak kampus mematok biaya Rp 1.800.000 per mahasiswa untuk keperluan wisuda, mulai dari toga hingga kebutuhan teknis lainnya. Menurut pihak universitas, biaya tersebut digunakan secara transparan dan disesuaikan dengan kebutuhan acara.

Acara juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Bupati Aceh Tenggara M. Salim Fakhri, Ketua DPRK Deny Febrian Roza, serta Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munandi. Kehadiran para tamu kehormatan sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi UGL dalam mendidik generasi muda di Aceh Tenggara.

Rektor berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan di masyarakat dan membawa nama baik almamater di dunia kerja maupun di tengah kehidupan sosial. “Kami percaya para lulusan ini mampu menghadirkan dampak positif bagi daerah, khususnya di Tanoh Alas yang kita cintai,” tutup Indra Utama. (*)

Berita Terkait

Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng
Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Ketua Mahkamah Agung Perkuat Kemitraan Pengadilan dengan Pers, Soroti Dugaan Insiden di PN Watansoppeng
VIRAL! Dugaan Mobilisasi Kepala Sekolah untuk Wisata Purna Bakti Kepala Dinas Dikbud Ogan Ilir Tuai Sorotan Publik
Kabid Propam Polda Sumut Diminta Awasi Penanganan Laporan Dugaan Penipuan dan Fitnah Yang Sudah 7 Bulan Mangkrak
Lapor Pak Kapolda Sumut : Laporan Maling Cepat Diproses 3 Bulan Korban Jadi Tersangka, Penjara dan DPO, Laporan Korban Pencurian 7 Bulan Dipetieskan ?
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Penyaluran Dana Bantuan Kelompok Tani di Gayo Lues Diduga Diwarnai Praktik Pungutan Liar

Berita Terbaru