Insinerator Kacapiring Beroperasi, Olah 9 Ton Sampah per Hari

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:34 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan kabar baik terkait operasional insinerator baru di Kelurahan Kacapiring yang telah mulai berfungsi dengan kapasitas 9 ton sampah per hari.

Nusa.update

Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan kabar baik terkait operasional insinerator baru di Kelurahan Kacapiring yang telah mulai berfungsi dengan kapasitas 9 ton sampah per hari. “Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan berkah. Insinerator sudah mulai jalan dengan kapasitas 9 ton per hari, dan akan kita tingkatkan menjadi 18 ton,” ujarnya saat Siskamling di Kelurahan Kacapiring Kecamatan Batununggal, Jumat (21/11/2025).

Selain insinerator, rumah maggot dan program Buruan Sae juga disebut berjalan sangat baik berkat partisipasi aktif warga dan pihak kelurahan. Namun demikian, ia mengingatkan, keberlanjutan program membutuhkan dukungan infrastruktur dasar, terutama akses jalan yang masih perlu diperbaiki di sejumlah titik.

Farhan menyatakan, wilayah tersebut menargetkan pengangkutan hingga 18 ton sampah per hari, sebagai bagian dari percepatan penanganan tumpukan sampah. “Tantangannya, jangan langsung sembilan kelurahan sekaligus. Ada fasilitas yang harus dilengkapi dulu, seperti tempat penampungan dan pompa air. Jadi kita mulai tiga dulu,” jelasnya.

Terkait Siskamling Siaga, dari 40 kelurahan yang dikunjungi, Farhan mencatat, permasalahan drainase menjadi keluhan paling dominan dan hampir ditemukan di seluruh wilayah. “Hampir semuanya punya masalah drainase. Ini akan jadi fokus 2026. Tapi ini masih sementara karena targetnya bukan sampling, tapi sensus. Kita akan cek 151 kelurahan satu per satu,” tuturnya.

Perbaikan drainase juga berkaitan dengan penertiban bangunan yang berdiri di atas saluran air. Pemkot menegaskan bahwa Satpol PP bersama warga telah mulai membongkar bangunan yang mengganggu aliran air.

Farhan mencontohkan Jalan Karapitan sebagai salah satu lokasi di mana jalan dibangun tepat di atas drainase, sehingga kapasitas aliran menjadi sangat terbatas. Dalam dialog tersebut, Wali Kota juga menyebut hasil pengamatan yang sejalan dengan masukan dari legislatif bahwa angka kelahiran di Kota Bandung kini menurun cukup jauh.

“Dari 40 kelurahan, hanya satu yang produktivitas bayinya masih tinggi. Selebihnya menurun. Mungkin karena alasan ekonomi dan perubahan pilihan hidup,” jelasnya.

Untuk menjaga komposisi penduduk produktif, Pemkot sedang merancang strategi agar pekerja dan mahasiswa yang beraktivitas di Bandung mau pindah domisili dan membuat KTP Bandung. “Kalau Anda kerja atau kuliah di Bandung, ajukan pindah hari itu juga. Dengan KTP Bandung, urusan cicilan, SKCK, pekerjaan, semuanya lebih mudah.”

Pemkot Bandung menegaskan batas waktu seluruh pekerjaan galian, termasuk perbaikan drainase, yaitu 15 Desember 2025. “Pokoknya semua harus selesai 15 Desember. Saya akan keliling mengecek langsung. Setelah itu Bandung harus siap menerima wisatawan hingga akhir tahun,” katanya.
(Hen) **

Berita Terkait

Diduga Pembiaran Praktik Penjualan Seragam di SMKN-SMAN Wilayah KCD III, Ade Gentong (Sekjen IWO Indonesia Jabar) Desak Kadisdik Jabar Segera Copot Kepala KCD III
Bob Eko Sukarta Pimpin Deklarasi Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK se-Kota Bogor untuk Masa Depan Bebas Tawuran
Rumah Rakyat Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andri Yunus, Serukan Aksi “Indonesia Mencekam” di Depan Gedung Merdeka Kota Bandung
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:55 WIB

VIRAL! Dugaan Mobilisasi Kepala Sekolah untuk Wisata Purna Bakti Kepala Dinas Dikbud Ogan Ilir Tuai Sorotan Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:52 WIB

Kabid Propam Polda Sumut Diminta Awasi Penanganan Laporan Dugaan Penipuan dan Fitnah Yang Sudah 7 Bulan Mangkrak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:49 WIB

Lapor Pak Kapolda Sumut : Laporan Maling Cepat Diproses 3 Bulan Korban Jadi Tersangka, Penjara dan DPO, Laporan Korban Pencurian 7 Bulan Dipetieskan ?

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:10 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:03 WIB

Penyaluran Dana Bantuan Kelompok Tani di Gayo Lues Diduga Diwarnai Praktik Pungutan Liar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:41 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:24 WIB

Miris! Ternyata Kapolrestabes Medan Sering Bohongi Keluarga Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Usai Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:56 WIB

Komitmen Zero HALINAR. Lapas Narkotika Langkat Lakukan Pemeliharaan Berkala Perangkat Jammer

Berita Terbaru